TMMD Sengkuyung Tahap II di Klaten Hemat Dana Rp 204 Juta

KLATEN – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Klaten resmi ditutup, Selasa (13/11). Kegiatan memakan waktu sekitar satu bulan oleh Kodim 0723/Klaten itu berhasil rampung 100 persen.

“Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan berupa pembukaan 52 km lebih jalan baru, serta peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 km,” kata Dandim 0723/Klaten Letkol Inf. Eko Setiyawan membacakan amanat Kasad Jendral TNI Mulyono.

Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap II, Kapten Inf Sukatman menjelaskan, pelaksanaan kegiatan di Desa Gemampir sejak 15 Oktober 2018 itu berhasil membangun sejumlah sarana fisik. Meliputi betonisasi jalan sepanjang 1.100 meter, lebar 3 meter dan tebal 12 cm, rehab rumah 10 unit, pembangunan jamban keluarga 6 unit dan perbaikan tempat ibadah satu unit.

Selain kegiatan fisik, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan menggandeng institusi terkait. Antara lain, penyuluhan membangkitkan semangat patriotisme, penyuluhan membangun generasi tanpa narkoba, hingga penyuluhan membangun wirausaha. Adapun pelaksanannya dapat menghemat dana sekitar Rp 204 juta.

“Sumber biaya yang digunakan untuk pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Gemampir ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jateng dan APBD Kabupaten Klaten serta swadaya masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan TMMD di Desa Gemampir berjalan aman, tertib dan lancar,” jelasnya.

Upacara penutupan tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Dandim Inf. Eko Setiyawan. Selain itu, dihadiri langsung oleh Bupati Sri Mulyani dan jajaran forkompinda di lingkungan Pemkab Klaten. Penutupan juga diisi kegiatan bazar murah.