Tabrakkan Diri Pada KA

KLATEN – Diduga depresi, seorang warga Dukuh Tropayan, Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, Hari Purnomo Tukiyo(71), nekat menabrakkan diri pada kereta yang melintas di perlintasan Dukuh Prigi Wetan, Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara. Akibat peristiwa tersebut, korban tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Berdasar keterangan saksi, peristiwa ini terjadi ketika KA Bengawan melaju dari arah Klaten menuju Solo. Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya palang pintu KA no.266 Ketandan, tiba-tiba korban datang dari arah selatan dan langsung menerobos pintu KA yang sudah tertutup.

“Kami tidak menduga, korban akan senekat itu. Tiba-tiba ia membuka pintu palang dan menabrakkan tubuhnya ke KA yang sedang melintas,” kata seorang saksi mata, Yunan.

Mengetahui ada korban tabrak KA, warga langsung mendekat untuk memberikan pertolongan. Oleh warga, korban yang dalam keadaan tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Memang tidak sadar, namun saat dibawa ke rumah sakit korban masih hidup. Dia meninggal dalam perjalanan,” imbuh seorang warga lainnya, Agus.

Sementara itu, Kapolsek Ketandan, AKP Suyarta, beserta beberapa anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian tak lama setelah peristiwa tersebut terjadi. Selain melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi, petugas juga meminta hasil visum dari rumah sakit.

“Peristiwa tersebut murni bunuh diri. Diduga kuat, korban nekat melakukan hal tersebut karena depresi memikirkan permasalahan keluarga. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” urai AKP Suyarta.