Pos Polisi Pakis Diduga Dibakar Orang Misterius

KLATEN – Pos polisi lalulintas di Jalan Raya Solo- Jogya tepatnya di simpang tiga Pakis, Kecamatan Delanggu, Klaten terbakar pada, Jumat (24/05) sekitar pukul 23.30 WIB. Diduga, pos polisi yang sudah tidak dipakai sejak beberapa tahun tahun terakhir itu dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal.

Informasi yang dihimpun dilokasi, kobaran api pertama kali diketahui oleh seorang tambal ban yang berada tak jauh dari lokasi pos polisi. Sabelum muncul percikan api, tukang tambal ban itu melihat sekelompok orang berjumlah empat orang dengan dua sepeda motor berhenti di dekat pos. Mereka turun dari kendaraan dan mendekati pos polisi.

Tak berselang lama, mereka mengelilingi pos tersebut, sedangkan satu orang diantaranya masuk ke dalam pos. “Nah pada saat itu suami saya (tukang tambal ban) melihat ada yang menumpahkan bahan bakar minyak dari drijen. Dan setelah itu ada juga yang menyalakan api, kemudian muncul kobaran api,” kata warga setempat, Nur Hayati (45), Minggu (26/05) siang.

Mendapati kobaran api itu, tukang tambal ban bersama warga lainnya bergegas mendekati pos polisi tersebut. Sementara keempat orang itu langsung kabur menuju arah timur atau Kecamatan Wonosari. Tanpa fikir panjang, warga langsung berusaha memadakamkan api dengan alat seadanya. Beruntung api bisa didapamkan sebelum merembet ke bangunan lain dan memakan korban.

“Setelah kejadian itu aroma BBM sangat menyengat, seperti bensin. Apalagi di sekitar bangunan juga ditemukan drigen. Kalau dugaannya ya bisa jadi keempat orang itu yang melakukan, tapi kami juga tidak tahu pasti. Yang jelas saat itu bagaimanapun caranya harus langsung berusaha memadamkan api,” imbuhnya.

Akibat kejadian tersebut, kondisi pos polisi sempat hangus. Kusen pintu dan dinding terbakar, sedangkan kaca jendela yang berada di samping pintu juga pecah. “Ada kaca pecah, kemungkinan karena panas. Setelah itu warga langsung menghubungi polisi dan lama kemudian datang sejumlah polisi untuk memeriksa kondisi pos,” urai dia.

Lebih lanjut disampaikan, pos polisi lalulintas itu sudah 2-3 tahun terakhir ini tidak digunakan lagi. Sudah tak ada aktivitas kepolisan di dalam pos tersebut. “Sudah lama kosong. Selama ini ya hanya kita jaga agar tidak disalahgunakan warga atau pengguna jalan yang lewat. Maka kita awasi terus jika malam hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Namun ia meminta kepada warga agar tetap tenang, jangan sampai hal itu mengganggu kamtibmas. “Kejadiannya sangat singkat, langsung padam karena masyarakat setempat sangat peduli, sedangkan untuk kondisi pos tidak rusak parah. Memang itu (pos) sudah beberapa tahun ini tidak digunakan lagi. Karena dioptimalkan di pos simpang empat Karang, Delanggu,” kata Didik kepada wartawan. (aya).