Polres Klaten Tangkap 7 Penyalahguna Sabu dan Pil

KLATEN – Satuan Reserse Narkoba Polres Klaten berhasil menangkap tujuh penyalahguna narkoba dalam kurun waktu bulan Mei 2019. Dari ketujuh tersangka itu, tiga orang merupakan pengedar sabu dan empat orang lainnya adalah pil jenis trihex.

Wakapolres Klaten, Kompil Zulfikar Iskandar mengatakan ketujuh tersangka itu memiliki peran yang berbeda-beda. “Jadi ini dua kasus yang berbeda, yakni Sabu dan pil. Dan tersangkanya peran untuk menjalankannya juga beda-beda. Ada yang pengedar, ada juga yang pengguna sekaligus pengedar,” kata dia dalam koforensi pers di Mapolres Klaten, Selasa (18/06).

Lebih lanjut disampaikan, ketujuh tersangka itu adalah (SS) warga Desa Pepe, Kecamatan Ngawen ; SB (45) warga Kabupaten Gunungkidul ; dan SM (37) warga Desa Duwet, Kecamatan Wonosari. Sedangkan untuk tersangka pil trihex yakni AT (20) warga Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk ; FA (21) warga Desa Kwaren, Kecamatan Ngawen ; WI (19) warga Desa Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah ; dan MY (20) warga Desa Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara.

Zulfikar menjelaskan  dari hasil pengakuan ketiga pelaku penyalahguna narkoba mereka memperoleh barang haram tersebut diduga dari Lapas Nusakambangan, Cilacap. Hanya saja sampai saat ini ia belum bisa menjelaskan secara rinci sebab transaksi barang itu berjalan secara terputus.

“Sabu ini dari Nusakambangan, tapi tidak langsung karena lewat jaringan yang terputus. Jadi masih butuh pengembangan lebih lanjut. Yang jelas kita harus mencari jaringannya dulu ini agar bisa mengetahui siapa-siapanya,” urai dia.

Atas perbuatannya, tersangka pengedar sabu dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan. Sedangkan tersangka pil dijerat Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (aya)