Kasus Perjudian Kades di Klaten Sudah Ditangan Kejaksaan

KLATEN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten buka suara terkait perkembangan dugaan kasus perjudian yang menyeret Kepala Desa (Kades) Birit, Kecamatan Wedi, Sukadi Danang Witono (44). Pihaknya telah melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Klaten.

“Tersangka berinisial Sk bersama dua rekannya masih ditahan di Mapolres Klaten. Untuk berkas perkara tahap satu sudah diserahkan ke Kejari pada 9 November kemarin,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman mewakili Kapolres AKBP Juli Agung Pramono, Jumat (16/11).

Dia menjelaskan, berkas perkara tahap pertama itu meliputi data pemeriksaan tersangka Sukadi, bersama warga Desa Birit lainnya, Abde Handoko (37), dan Tugino alias Thole (45), warga Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi. Ketiganya ditangkap saat menggelar arena perjudian di Dukuh Gayam, Desa Birit pada 16 Oktober lalu.

Selain pelaku, lanjut Didik, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, 2 set kartu domino bekas pakai, 3 set kartu domino baru, sebuah tikar plastik warna kuning dan uang tunai sebesar Rp 490 ribu. Saat ini berkas pemeriksaan ketiga tersangka tinggal menunggu hasil penelitian dari Kejari Klaten.

“Apabila dalam pemeriksaan sudah dinyatakan lengkap atau P21, tersangka beserta barang bukti akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan. Untuk pasal yang diterapkan itu 303 KUHP tentang perjudian. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Plt Inspektur Inspektorat Klaten Puwanto Anggono Cipto mengaku belum menerima laporan atau perkembangan kasus perjudian yang menyeret Kades Birit. Sehingga Pemkab Klaten belum bisa memutuskan sanksi apa yang akan diberikan.

“Belum sampai membahas pengganti atau mengangkat Plt Kades Birit. Kami juga belum menerima pemberitahuan dari Polres. Namun prinsipnya, kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini sesuai hukum berlaku,” tandasnya.