FKUB Sintang Kalbar Belajar Kerukunan Beragama di Klaten

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat menerima kunjungan kerja FKUB Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar). Kunker dalam rangka studi banding tentang kerukunan antar umat beragama di Klaten.

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jaka Sawaldi mengatakan, jumlah penduduk Klaten hampir 1,5 juta jiwa. Di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Sleman (DIY), sebelah selatan Kabupaten Gunungkidul (DIY), sebelah timur Kabupaten Sukoharjo dan sebelah utara Kabupaten Boyolali.

“Letak geografis Klaten berada di tengah-tengah dua kota budaya, yakni Solo dan Yogyakarta. Meski warganya mempunyai keyakinan beragama yang berbeda-beda, namun selama ini kondisi bermasyarakat warga Klaten tetap rukun dan harmonis,” katanya, saat menyambut rombongan FKUB Sintang di ruang B1 Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, Senin (3/12).

Ditambahkan Jaka, kuatnya kerukunan umat beragama serta menjaga toleransi di tengah keberagaman tersebut tak lepas dari peran FKUB Klaten. Ia mengharapkan kunjungan FKUB Sintang di Klaten ini bisa menjadi sarana tukar informasi sekaligus mempererat tali persaudaraan di bawah naungan NKRI.

Usai diterima Sekda Klaten, rombongan FKUB Sintang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sintang, yakni Askiman, melanjutkan kunjungan kerjanya ke sejumlah rumah peribadatan. Di antaranya, Gereja Katolik Santa Maria Assumpta, Vihara Bodhivamsa, Masjid Agung Al Aqsha dan Gereja Kristen Jawa Klasis Klaten.

“FKUB Sintang datang ke Klaten untuk belajar bagaimana menjaga kerukunan umat beragama di tengah kemajemukan dan perbedaan yang ada. Sehingga dengan suasana kerukunan umat beragama dapat menjadi sarana terwujudnya berbagai program pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Askiman.