Bersenjata Laras Panjang, Keamanan Gerbang Mapolres Klaten Diperketat

KLATEN – Pengamanan di sekitar Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Klaten diperketat menyusul aksi pengeboman di sejumlah lokasi Surabaya dan Sidoarjo baru-baru ini. Setiap pengunjung yang hendak memasuki Mapolres akan dibawa secara teliti identitas dan barang bawaannya.

 

“Pemeriksaan akan dilakukan hingga sampai situasi aman. Saat ini, Polres Klaten juga menyiagaan seluruh personil untuk situasi kondusif di seluruh wilayah Klaten khususnya obyek vital seperti tempat ibadah, mall, bank, rumah sakit dan obyek strategis lainnya,’’ kata Wakil Kapolres Klaten Kompol Hari Sutanto.

 

Jika sebelumnya hendak memasuki Mapolres Klaten cukup meninggalkan identitas di kepada petugas piket, saat ini pengunjung juga harus menjalani pemeriksaan barang bawaan. Bahkan personil bersenjata laras panjang yang dilengkapi rompi anti peluru terlihat menjaga pintu gerbang ke halaman Mako.

 

“Pemeriksaan barang bawaan meliputi pengunjung isi tas dan jaket, setelah dinyatakan aman baru barang bawaan boleh dibawa masuk ke area Polres Klaten. Karena memang sudah begitu SOP-nya. Jadi, mohon maaf kepada masyarakat apabila sekarang masuk ke Mako kita lebih ketat dari sebelumnya,” imbuh Kompol Hari.

 

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf. Eko Setiawan menyatakan, sampai saat ini situasi dan kondisi Kabupaten Klaten masih aman dan terkendali. Pihaknya mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ketentraman dan kedamaian dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

 

“Jumlah aparat sangat terbatas untuk memback up pengamanan di seluruh wilayah Klaten yang luas, jadi kami minta seluruh masyarakat untuk ikut waspada di lingkungan masing-masing. Peran masyarakat sangat besar dalam menciptakan situasi yang aman nyaman, sehingga mau kemana-mana tidak perlu takut ancaman terror,” tegas Dandim.