Asma Kumat, Petani di Klaten Ditemukan Tewas Saat Mencangkul di Sawah

KLATEN – Seorang petani asal Dukuh Tlukan, Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah ditemukan terbaring lemas tak bernyawa di persawahan desa setempat. Korban bernama Suradi itu diduga tewas lantaran riwayat penyakit yang dideritanya.

“Korban meninggal dunia atas nama Suradi, 55 tahun. Ia pamit dari rumah sendirian untuk berangkat mencangkul ke sawah. Tetapi nahas, aktivitas kesehariannya itu menjadi hari terakhir bagi korban,” kata Kapolsek Kota Klaten AKP Suyadi mewakili Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, Selasa (4/12).

Informasi dihimpun, kejadian berawal saat Suradi pergi meninggalkan rumah untuk mencangkul di sawah yang tak jauh dari rumahnya. Keluarga tidak menaruh curiga lantaran sudah menjadi kebiasaan korban tiap pagi bekerja di sawah. Disisi lain, datang seorang petani yang hendak mencari rumput.

Saksi dikejutkan keadaan Suradi dalam posisi tergeletak tak sadarkan diri di tengah areal persawahan. Khawatir terjadi sesuatu hal tak diinginkan, pencari rumput itu lantas berlari mencari pertolongan ke petani lainnya. Kemudian warga beramai-ramai melaporkannya ke polsek setempat.

Mendapati laporan itu, petugas kepolisian bersama Puskesmas Klaten Tengah langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi. Melihat kondisi korban, diduga korban meninggal beberapa jam sebelum ditemukan. Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Suradi.

“Berdasarkan pengakuan anaknya, korban sebelumnya sering mengeluh sakit nafas dan kemungkinan riwayat jantung. Jadi kemungkinan besar penyakitnya mendadak kambuh dan tidak ada yang mengetahui untuk menolongnya. Pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan yang menyatakan korban meninggal akibat musibah dan sakit yang diderita,” pungkasnya.